Menegur adalah cara yang sempurna apabila kau melihat orang melaksanakan kesalahan. Ketika ingin menegur banyak halangan yang muncul dalam benakmu, salah satunya yakni saat yang melaksanakan kesalahan yakni orang yang lebih tua. Orang yang lebih renta cenderung merasa lebih tahu segalanya daripada kau yang masih muda. Padahal jikalau hal yang dilakukan memang salah, siapapun sanggup menegur orang yang bersalah tersebut, termasuk kamu.

Kesalahan sanggup melanda siapapun, entah anak kecil, dewasa atau bahkan yang sudah tua. Budaya saat melihat orang melaksanakan kesalahan yakni menegurnya. Kenal atau tidak, sebisa mungkin kau akan menegur bila dia melaksanakan kesalahan. Kesalahan yang dilakukan sanggup jadi alasannya yakni mereka yakni orang gres yang belum tahu kebiasaan warga sekitar, atau alasannya yakni hukum gres yang belum begitu dia pahami.

Ketika akan menegur halangan niscaya ada. Sebelum melangkah untuk menegur, terbesit banyak pertanyaan dalam benakmu. Mau menghapiri atau tidak, mau menegur atau tidak. Semua pertanyaan yang berkecambuk itu alasannya yakni kau masih belum mempunyai tips untuk beliau. Maka dari itu berikut ini ada tips bagaimana cara kau biar sanggup menegur orang yang lebih tua.

1. Ketahui dengan benar kesalahan beliau

Perhatikan dengan baik apa yang dilakukan beliau. Jangan hingga asal tiba dan bilang kalau yang dilakukan salah. Amati apakah dia benar-benar melaksanakan kesalahan. Jika benar dia melaksanakan kesalahan, maka hampiri dengan mengucapkan minta maaf terlebih dulu. Setelah itu panggil dengan sebutan bapak/ibu sesuai jenis kelaminnya. (pastinya, hehe)

2. Tentukan kata-kata terbaik untuk menegur

Sebelum menghampiri, lebih baik atur dulu setiap kata yang akan kau ucapkan saat menegur. Jangan menggunakan bahasa yang biasa kau gunakan saat menegur sahabat sebayamu. Atur dnegan baik ucapanmu sehingga lezat untuk didengar dan nyaman untuk dimengerti. Gunakan bahasa yang gampang dan menyenangkan. Apalagi kalau dia belum kau kenal.

3. Atur bahasa tubuhmu

Jika kau sudah menghampiri beliau, maka atur bahasa tubuhmu sebagaimana baiknya saat bertemu dengan orang yang lebih tua. Jangan hingga terkesan menggurui, tegur dengan cara yang baik. Sedikit merunduk yakni pilihan terbaik untuk menegur beliau.

4. Tersenyum saat menegur

Jangan lupakan senyuman saat kau menegur. Walau senyum sedikit tapi itu cukup berarti bahwa kita tidak sedang merencanakan untuk memarahi atau menegur dengan keras beliau. Senyuman juga akan memperlihatkan efek menyenangkan saat kau menegur. Coba bandingkan saat kau ditegur dengan senyuman dan mata yang melotot, niscaya akan lebih berkesan teguran dengan senyuman. Nah itu yang harus kau lakukan, dan jangan hingga dia malah memarahi kau balik alasannya yakni kau tidak sopan untuk menegur.

5. Dekati dia saat menegur

Ingat, jangan terlalu jauh saat menegur dan juga jangan terlalu akrab untuk mengucapkannya. Bila terlalu jauh, sama saja kau ingin mempermalukan dia disekitar orang yang berada disitu. Makara gunakan asumsi yang baik saat akan menegur. Dekati sedekat kau saat berbicara dengan orang tuamu, alasannya yakni mustahil juga kau berbicara dengan orang tuamu menggunakan bunyi keras.

6. Ucapkan teguran dangan bunyi yang baik

Bisa jadi kita belum pernah menegur orang yang lebih renta sehingga kita belum tahu nada yang baik untuk menegur beliau. Nah untuk itu ucapkan kalimat teguran dengan nada yang sekiranya sanggup didengar beliau. Ucapkan dengan terperinci dan lugas serta tidak bertele-tele.

7. Gunakan pihak ketiga untuk menegur beliau

Ketika kau benar-benar sulit untuk menegur beliau, tak perlu ragu untuk libatkan pihak ketiga dalam tragedi ini. Minta santunan pada orang yang kau kenal yang sekiranya berumur sama untuk menegur beliau. Dengan begitu dia akan lebih gampang mendapatkan saat yang dia lihat yakni orang yang kiranya seumur dengan beliau. Untuk lebih ampuh lagi, gunakan orang yang telah mengenal dia untuk menegur. Beliau akan pribadi menerimanya tanpa berpikir panjang.

Nah itulah tips bagaimana cara menegur orang yang lebih tua. Akan lebih baik lagi jikalau kau mengembangkan kepada sahabat kau wacana tips ini. Mungkin sahabat kau mengalami tragedi yang sama sehingga tips ini akan sangat mempunyai kegunaan untuk panduanmu saat temanmu bertanya wacana hal yang sama dengan pembahasan kali ini.