Pria Sejati – Jika kau mendengar kata-kata “Pria Sejati” , apa yang akan kau bayangkan? Pria berkulit putih, berbadan tinggi, punya uang banyak atau berbadan kekar?

Ya, banyak orang yang berpersepsi menyerupai itu. Padahal laki-laki sejati bukan termasuk dalam kriteria umum yang disebutkan diatas.

Pria sejati sulit untuk dicari. Mungkin jikalau kau melihat dari cara berbicara, gaya berjalan, atau bahasa tubuh secara sekilas, bisa saja kau tertipu oleh tampilannya. Maka laki-laki sejati bukan sekedar dilihat dari tampilan, tetapi dari sikap, sifat maupun perilakunya.

Bagi kaum wanita, berikut ini yakni tips bagaimana kau memahami makna “Pria Sejati” yang akan berkhasiat untuk menentukan pasangan yang akan mendampingimu nanti.

Bagi kaum pria, tips berikut ini yakni nasehat untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih cukup umur dan lebih baik.

Berikut ini yakni tipsnya :

1. Tidak menyalahkan keadaan

Bagi laki-laki sejati, menyalahkan keadaan yakni hal yang menjinjikan. Keadaan yakni hal yang bisa dirubah. Banyak dari anak muda yang masih belum mencar ilmu wacana bagaimana merubah keadaan. “Keadaan tidak mengendalikanmu tetapi Kamulah yang mengendalikan keadaan!” itulah motto dari seorang laki-laki sejati.

Yang paling banyak yakni ketika seorang anak muda diberi tanggung jawab tetapi tidak dilaksanakannya dengan baik, maka yang paling umum yakni beliau menyalahkan keadaan. Padahal keadaan bisa dirubahnya jikalau beliau bisa mengendalikan dirinya.

2. Tidak melempar kerikil sembunyi tangan

Perilaku ini sangat dijauhi oleh para laki-laki sejati. Jika beliau bertindak, apapun resikonya beliau akan laksanakan dengan penuh tanggung jawab. Jika ketika diberitanggung jawab tanpa sengaja terjadi kesalahan, maka beliau akan minta maaf dan mengakui dengan gagah bahwa itu yakni kesalahannya dan berjanji akan segera diperbaikinya. Lelaki yang masih belum masuk fase Pria Sejati, beliau akan menyalahkan orang lain atas kesalahan yang dibuatnya. Sungguh jikalau beliau lelaki ada baiknya kita sebut orang yang menyerupai itu yakni pecundang. Bukan hanya orang yang memberi tanggung jawab padanya saja yang dirugikan, orang sekitar bahkan sahabatnya sendiri akan merasa sangat dirugikan dan dikecewakan atas sikapnya.

 3. Tidak menciptakan temanmu dalam situasi membingungkan

Bisa jadi ini tidak banyak terjadi pada banyak orang, tetapi hal ini perlu disampaikan. Membuat temanmu dalam situasi membingungkan yakni ketika dimana kau mengajak temanmu untuk bepergian ataupun sekedar makan, tetapi disaat aktifitas itu berlangsung, kau memberikan pada temanmu “Bro atau Sis, ada uang lebih gak? Aku lupa gak bawa dompet nih”. Jika kau sebagai temanmu, betapa keras temanmu berfikir kemudian resah tujuh keliling. Kamu yang mengajak keluar untuk pergi atau makan tetapi ditengah-tengah kau malah meminta temanmu untuk membayarkan apa yang kau habiskan.

Hal itu sungguh sangat menyakiti hati teman, maka laki-laki sejati tidak akan bersikap menyerupai itu. Tetapi jikalau hal itu tanpa sengaja terjadi, maka sebagai sikap seorang laki-laki sejati, beliau akan meminta maaf dan meminta temannya untuk menunggu di cafe tersebut kemudian beliau pulang untuk mengambil dompetya.

 4. Tidak ingin dibalas atas segala yang dilakukan

Sikap pamrih yakni sikap paling menjengkelkan bagi seorang laki-laki sejati. Jika kau mencar ilmu untuk menjadi laki-laki sejati, ada baiknya mencar ilmu untuk melaksanakan hal ini dahulu.

Pria sejati akan melaksanakan setiap perbuatannya dengan ikhla tanpa ada rasa ingin dibalas walau itu sekedar pujian. Banyak anak muda yang melaksanakan apa yang beliau lakukan hanya alasannya yakni ingin dipuji atau dianggap lebih pintar. Padahal kebanggaan atau pandangan apapun orang terhadap diri sendiri dibangun atas kemampuan kita menjaga relasi dan kemanfaatan diri pada orang lain.

 5. Bertindak sesuai dengan ucapan

Mulutmu harimaumu, maka jaga mulutmu supaya tidak mencengkeram mangsa yang salah. Ucapan yang keluar dari lisan yakni tanda bahwa orang tersebut bisa menghargai orang atau tidak. Mulut atau yang lebih spesifiknya ucapan, yakni hal yang paling bisa menciptakan seseorang dihargai dan dijauhi. Jika kau merasa orang sekitarmu menjauhimu maka introspeksilah dirimu mulai dari ucapanmu. Bisa jadi apa yang kau ucapkan tidak akan pernah kau lakukan sehingga banyak temanmu yang menjauhimu.

Ucapan yakni hal terpenting yang sanggup merubah pandangan seseorang yang dilanjutkan dengan sikap atau tindakan. Maka jikalau ucapan yang kau tuangkan pada seseorang baik berupa nasehat, saran atau perbincangan biasa tapi kau tidak melaksanakan apa yang keluar dari mulutmu, maka kau termasuk orang yang tidak sanggup dipercaya.

 6. Punya komitmen

Komitmen yakni kesepakatan yang lebih dari janji. Jika kau telah mempunyai komitmen baik dengan pasanganmu, temanmu atau pada dirimu sendiri, maka laksanakan komitmenmu dengan penuh kedisiplinan serta tanggung jawab.

Banyak anak muda kini yang berjanji diingkari, dan sikap itu akan merembet pada komitmen jikalau tidak segera diperbaiki.

Pria sejati tidak akan pernah melanggar komitmen. Dia akan selalu melaksanakan komitmen itu dengan penuh kesungguhan. Karena komitmen yakni kesepakatan diatas janji.